Seorang pria di Cianjur, Jawa Barat, bertindak bengis pada seorang gadis yang menjadi pacarnya. Pria berkepala plontos itu membakar si gadis hidup hidup. Warga Kampung Kertajadi RT 01/01, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Cianjur ini tega menyiramkan pertalite dan membakar kekasihnya sendiri Sabtu (1/5/2021) sekitar pukul 17.30 WIB.

DB, nama pria berusia 32 tahun itu kini ditangkap polisi. Si gadis bernama Indah Diani (21 tahun) sempat dirawat di rumah sakit sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Berikut sosok DB pria yang bakar kekasihnya itu.

Sempat buron beberapa hari, DB akhirnya ditangkap. Polisi menangkap pria yang membakarIndahDaniarti(21), warga Kampung Kertajadi Desa Kertajadi KecamatanCidaun, Cianjur. "Sudah ditangkap tadi malam. Untuk detailnya nanti oleh Polres Cianjur," ujar Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes CH Patoppoi via ponselnya, Selasa (11/5/2021).

Kabur setelah membakar pacarnya, DB ternyata memilih sembunyi di hutan. Diduga,pelakupembakaranIndahDaniartiselama ini bersembunyi di pegunungan hutan di kawasan Bale Gede, Naringgul, Cianjur. Selama 8 hari ia tak keluar dari huta Ciwidey.

Sampai kemudian, Reskrim Polsek Cidaun dan Polres Cianjur menjemputnya di sebuah rumah di sana. DB (32) menangis sesenggukan setelah ditangkap Polisi. Saat diamankan, ternyata DD juga mengalami luka bakar.

Wajah pelaku mengalami luka bakar. Menurut AKBP M Rivai luka tersebut didapat karena pelaku sempat memeluk korban. "Pelaku dalam keadaan terluka bakar juga. Karena meluk saat membakar. Lukannya di bagian wajah," kata dia.

DB mengaku tak tega saat membakar Indah. Terlebih saat dibakar Indah berteriak. DB mengaku berencana menikahi Indah Daniarti.

Namun dia lantas cemburu ketika melihat handphone Indah. "Saya menyesal, Pak. Kami berencana menikah. Saya cemburu mengetahui isi chatting handphone nya hingga saya gelap mata," kata DB Saat itu, DB menyuruh anak kecil membeli pertalite dan korek api.

"Kami sebelumnya memang bertengkar hebat," kata DB sambil menangis. Ayah Indah Diani, Iyus Darusman (50) sangat tak menyangka DB akan melakukan tindakan kejam itu. Selama ini DB bersikap sopan dan manis di hadapan orang tua Indah.

"Saya tertipu pak ternyata laki laki yang mendekati putri saya itu berhati iblis, padahal ia berkata sopan, suka solat juga di rumah, dan sun tangan kalau pulang dari rumah," kata Iyus. Pelaku sendiri baru dua kali datang ke rumah Indah. "Saya baru dua kali ketemu ketika ia datang ke rumah. Saya sempat bertanya kepada anak saya siapa dia," kata Iyus

Iyus mengatakan, anaknya perempuannya menjawab bahwa laki laki yang datang tersebut adalah temannya. "Saya tanya lagi siapa dia, jawab anak saya lagi itu teman. Ya sudah, saya tak banyak tanya lagi saat itu," kata Iyus. Hal ini sangat bertolak belakang dengan pernyataan DB yang mengaku akan menikah dengan Indah.

Iyus tak curiga melihat gelagat pria yang dekat dengan anaknya tersebut. Pasalnya, dua kali datang ke rumahnya, pria itu melakukan drama hampir sempurna dengan berkata sopan, cium tangan, bahkan melaksanakan salat. "Ternyata ia berhati iblis, sampai tega menyiramkan pertalite ke tubuh anak saya, padahal saya tak menaruh curiga apa pun," kata Iyus.

Diberitakan sebelumnya seorang pria di Cidaun, Cianjur, bertindak bengis pada gadis yang menjadi pacarnya. Pria 32 tahun berinisial DD ini berani membakar Indah, gadis 21 tahun yang baru sebatas pacar tersebut pada 1 Mei 2021. Warga Kampung Kertajadi RT 01/01, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, itu Cianjur tega menyiramkan pertalite dan membakar kekasihnya sendiri Sabtu (1/5/2021) sekitar pukul 17.30 WIB.

Korban mengalami luka bakar serius sementara DD langsung melarikan diri setelah membakar kekasihnya tersebut. Ayah Indah, Iyus Darusman mengaku kaget atas kejadian tersebut. Iyus tak menyangka ada laki laki berhati iblis yang tega membakar anaknya Indah Diani.

Dia merasa tertipu karena laki laki yang mendekati putrinya tersebut berperilaku manis dan sopan saat bertamu dua kali ke rumahnya. "Saya tertipu, Pak, ternyata laki laki yang mendekati putri saya itu berhati iblis, padahal ia berkata sopan, suka solat juga di rumah, dan sun tangan kalau pulang dari rumah," kata Iyus melalui sambungan telepon, Senin (10/5/2021). Indah sempat akan dioperasi bagian wajah, dada, dan tangannya di RSHS Bandung.

"Anak saya masih dirawat di ICU, besok kata dokter mau mulai operasi," kata Iyus. Ia mengatakan, dari keterangan dokter luka bakar Indah sudah mencapai 80%. Artinya, tanpa operasi beruntun untuk pulihkan lukanya, Indah akan terancam lumpuh dan buta seumur hidup.

Iyus mengatakan Indah aktivitasnya banyak di rumah, kadang ia bekerja sambilan jika ada orang yang mengajaknya bekerja. Iyus mengatakan, Indah merupakan putri sulung yang mempunyai dua orang adik. Keluarga Iyus menggantungkan hidup pada penghasilan tambak udang yang menghasilkan Rp 1,5 juta per bulannya.

"Hari ini istri saya pulang dulu ke Cidaun, kasihan dua anak saya yang kecil juga sudah ditinggalkan selama 8 hari," kata Iyus.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *