Cerita perjalanan karir seorang pemuda menjadi pengusaha sukses, viral di media sosial. Dulunya, pemuda itu harus bekerja dulu sebagai driver ojek online (Ojol) saat masih kuliah, untuk mencari modal usaha sendiri. Pria itu bernama Indra Satria Maulana (25) atau disapa Indra, pria asal Yogyakarta.

Awalnya, cerita karir itu dibagikan Indra lewat akun TikToknya, , Selasa (22/6/2021). Indra bekerja sebagai driver ojol di tahun 2017, di samping ia berkuliah di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Tahun 2018, ia mulai membuka usaha minuman franchise, yang akhirnya berjalan sampai sekarang.

Saat ini, Indra sudah punya 10 outlet minuman dan makanan franchise. Sampai artikel ini terbit, video perjalanan karir Indra ini pun viral dan ditonton lebih dari 500 ribu orang di TikTok. Menanggapi itu, ia berharap cerita karirnya bisa memotivasi orang yang melihat videonya.

"Semoga video saya bisa memotivasi orang banyak. Saya bisa seperti ini juga tidak lepas dari doa orang tua saya." Diketahui, alasan Indra sempat menjadi driver ojol berawal dari perbedaan pendapat antara ia dengan kedua orang tua soal karir. Di mana Indra ingin menjadi wirausahawan, sedangkan orang tuanya berpendapat lain.

"Waktu itu orang tua saya pengen saya kalau sehabis lulus kuliah saya harus bekerja di kantor." "Sementara kerja di kantor itu bukan passion saya. Karena itu, saya mencoba mencari modal usaha sendiri lewat nge Gojek," cerita Indra. Meskipun begitu, Indra berharap ceritanya dapat memberi semangat anak muda di luar sana untuk mampu menjadi apa yang mereka inginkan.

"Tapi saya berharap anak anak muda di luar sana menjadikannya sebagai motivasi, agar bisa membuktikan kepada mereka kalau kita semua bisa sukses," lanjutnya. Selain beberapa usaha franchise nya, Indra juga sedang merintis usaha lain di bidang busana. "Saya baru merintis brand hijab (Syifana) dan join dalam agen tour (Awstour)," kata Indra.

Kedua orang tuanya kini juga mendukung karir wirausaha Indra. Akhir tahun 2017 menjadi titik balik karier Indra, yaitu saat Indra mendapat order antar pesanan minuman. Saat itu, Indra melihat bisnis minuman tersebut ramai pengunjung. Lalu, ia tertarik berkecimpung ke dunia bisnis tersebut.

Ternyata, ditelusuri Indra lebih lanjut, usaha minuman tersebut berbentuk waralaba atau franchise, Fremilt. Tahun 2018, ia pun memakai tabungan dari hasil kerja ojolnya untuk membuka usaha minuman franchise tersebut. "Dari situ saya pake tabungan saya untuk franchise. Jika diliat dari harga franchise nya pada saat itu Rp 12,5 Juta."

"Dan tabungan saya selama nge Gojek sudah cukup," tutur dia. Usaha pertama itu dibuka Indra di halaman depan sebuah ruko. Setelah punya usaha itu, Indra berhenti menjadi driver ojol. Ia memilih fokus mengembangkan usaha sambil menyelesaikan kuliahnya.

Bisnisnya pun mulai membuahkan hasil, sampai bisa membuka 4 cabang baru. "Dari Fremilt Thai Tea itu menjadi titik balik hidup saya, dalam kurang lebih setahun saya bisa menambah 4 cabang dan bisa menjual minuman 200 500 cup sehari per cabang," ucap Indra. Terbilang sukses di usia muda, perjalanan karier Indra ini sempat tak berjalan mulus.

Indra sempat mengalami kegagalan hingga harus menutup salah satu outletnya. "Saat itu saya membuka usaha di bidang makanan, tapi baru beberapa bulan buka sudah sepi pengunjung." "Sehingga saya terpaksa menutup outlet saya. Dari situ saya dapat banyak pelajaran untuk ke depannya," cerita Indra.

Tak hanya itu, di tahun 2020, ketika awal pandemi, usaha Indra juga sempat mendapat cobaan. "Membuka Rocket Chicken pada Februari 2020. Selisih satu bulan buka terkena imbas efek pandemi," jelasnya. Namun, usaha Indra itu berhasil melewati kesulitan karena imbas dari pandemi.

"Alhamdulilah sedikit demi sedikit, Rocket Chicken saya mulai bangkit," imbuh dia.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *